Minggu, 26 Februari 2017

Menghadapi Pasangan dalam Ingkar Janji


Siapa sih yang tidak emosi kalau pacar sendiri adalah orang yang katanya cinta dengan pasangannya tapi kebiasaanya suka ingkar janji bahkan berdusta. Apalagi kalau itu terus berulang berkali-kali memang ini mungkin hanyalah masalah sepele, tapi karena ini bisa saja pacar memang sibuk. Kalau sibuk menata masa depan untuk bersama pasti wajar-wajar saja, bahkan mungkin akan semakin cinta sama pasangan. Tapi bagaimana kalau justru sibuk dengan orang lain ? Atau bahkan sibuk menata masa depannya dengan orang lain ? ini memang sulit kalau benar-benar terjadi.
 
Bagaimanapun dan cinta apapun setiap pasangan kepada pasangannya, kalau pacar suka ingkar janji pastinya harus bertindak. Kesabaran itu ada batasnya, apalagi kalau pacar sama sekali tidak berubah. Sebelum terlambat dan makin sakit hati karenanya, ini cara yang kamu dibutuhkan untuk menghadapi pasangan yang seperti itu.
 

Jujur dengan Apa yang Dirasakan
Apa yang dirasakan saat pacar suka ingkar dengan janji-janji manisnya. Seperti saat pasangan mengatakan “manis besok kita jalan-jalan keliling Eropa ya, terus disana nanti disana saya beliin kamu monas”. Tapi tiba saat yang dijanjikan, justru tak ada kabar atau bahkan menghindari semua komunikasi dengan pasangannya. Pasti menyakitkan kan ?
Kalau sekali atau dua kali kamu pasti masih bisa bersabar kan, apalagi kalau mengaku kerjaannya memang sedang menumpuk. Tapi kalau sudah kebiasaan maka tentu hal ini tidak boleh didiamkan saja. Harus jujur dengan rasa kecewa dan sakit hati, pastikan tahu akan hal itu bukannya justru silent treatment.
 
Stop Merengek
Jujur dan luapkan semua apa yang dirasakan saat ingkar janji. Tapi itu bukan berarti justru merengek, menangis-nangis atau bahkan terus menghubunginya supaya menepati janjinya sama pasangannya. Itu bukan cara yang elegan.
 
Bersikap Tegas
Ada kalanya harus bersikap tegas meski sebenarnya juga takut akan kehilangan pasangan. Karena bagaimanapun ingkar janji apalagi kalau sudah sampai keseringan, bukanlah alasan untuk bisa bertahan dengannya dalam hubungan. Maka saatnya bisa bertindak tegas pada pasangan. Misalnya dengan berhenti menghubunginya atau bahkan bertemu dengannya sementara waktu. Biarkan pasangan tahu kepada pasangannya bahwa kecewa dan biarkan diri sendiri mendapatkan waktu pribadi untuk menenangkan pikiran.
 
Jika cara itu masih belum membuatnya sadar dan kembali mengingkari janjinya maka opsi untuk berpisah mungkin merupakan jalan terbaik. Dari pada terus-terusan makan hati, apalagi faktanya kalau sudah keseringan ingkar janji, itu tandanya diri sendiri bukan prioritasnya. Dalam artian pasanganmungkin punya pacar lain.

Related Posts

Menghadapi Pasangan dalam Ingkar Janji
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.